You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pj Gubernur : Pembangunan NCICD untuk Keamanan Jakarta
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Pj Gubernur: Pembangunan NCICD untuk Atasi Banjir Rob di Jakarta

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, Selasa (3/1), menggelar rapat pimpinan (Rapim) membahas proyek pembangunan berkelanjutan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di sepanjang pesisir Ibu Kota.

Kami upayakan pembangunan dapat berjalan dengan baik

Ditegaskan Heru, program nasional NCICD untuk membangun tanggul pantai dan tanggul laut (Giant Sea Wall)  harus segera dituntaskan supaya permasalahan banjir rob di Jakarta bisa teratasi. Selain itu,  pembangunan NCICD juga mampu merealisasikan ketersedian air bersih untuk warga di Jakarta Utara.  

"Jika Jakarta ingin aman dari kenaikan permukaan laut (banjir rob), antisipasi kita dengan pembangunan tanggul laut dan pantai. Kami upayakan pembangunan dapat berjalan dengan baik," kata Heru.

Pj Gubernur Cek Proses Kerja ASN Balaikota

Heru mengatakan, proyek pembangunan tanggul NCICD menjadi tanggungjawab bersama pemerintah pusat dan Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA).

Menurut Heru, pihaknya ingin melihat konsep pembangunan NCID yang diinisiasikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Selanjunya, dia akan meneruskan hasil rapat ini ke Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Besok, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta akan melihat konsep pembangunan NCID. Terkait konsep ini kami bersinergi dengan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)," ungkap Heru.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal menjelaskan, pihaknya akan membangun tanggul pantai sepanjang 11 kilometer yang berada di empat kluster yakni wilayah Muara Angke, Pantai Mutiara, Sunda Kelapa, dan Kali Blencong. 

Dijabarkan Yusmada, wilayah yang dibangun tanggul ini sepanjang 46 kilometer dan sudah dikerjakan pemerintah pusat sepanjang 12 kilometer, tersisa 33 kilometer. Adapun rincian pembangunan lanjutan tersebut, sepanjang 11 kilometer akan dikerjakan Kementerian PUPR, lalu 11 kilometer oleh perusahaan Pelindo dan 11 kilometer dikerjakan Dinas SDA DKI.

"Pembangunan ini kita rencanakan tiga tahun mendatang 2023-2025 dengan anggaran sebesar 595 milliar. Kami berharap pengerjaan ini bisa secepatnya diselesaikan," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1296 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1214 personAnita Karyati
  3. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1054 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye906 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye894 personAnita Karyati